Libur Panjang, Hampir 2 Ribu Karakter Terbang dari Bandara Banyuwangi

Merdeka. com – Jumlah pergerakan penumpang keberangkatan dan kedatangan di Bandara Banyuwangi mencapai 1. 932 penumpang, semasa long weekend kemarin. Jumlah itu, tertinggi selama pandemi Covid-19. Bandara Banyuwangi menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Puncak aliran balik cuti bersama di Bandara Banyuwangi, tercatat pada Minggu (1/11). Pergerakan penumpang keberangkatan dan kedatangan mencapai 683 penumpang dari total 12 pergerakan pesawat udara keberangkatan dan kedatangan. Jumlah ini meninggalkan dari hari pertama cuti berhubungan pada Rabu (28/10), sekitar 403 penumpang keberangkatan dan kedatangan.

Executive General Manager Bandara PT Angkasa Pura II (Persero) KC Banyuwangi Cin Asmoro mengucapkan, libur panjang dimanfaatkan oleh umum berlibur atau pulang mudik menggunakan Bandara Banyuwangi.

“Total selama long weekend kita menerbangkan 1. 932 penumpang yang muncul maupun pergi. Puncaknya arus balik pada hari Minggu kemarin sebanyak 683 penumpang, ” ujarnya, Senin (2/11).

Menurutnya, semesta stakeholder telah melakukan penerapan aturan kesehatan selama pelayanan long weekend ini. KKP Kelas II Probolinggo Wilker Tanjung Wangi, Airnav KC Banyuwangi, BMKG Banyuwangi, CIQ, TNI & Polri, Pemkab Banyuwangi, memberikan peranan penting dalam antisipasi Covid-19. Kolaborasi menjalankan fungsi dan tugas menjadi kunci utama sehingga operasional berlaku lancar dan protokol kesehatan diberlakukan dengan baik.

“Physical distancing tetap dijaga, personel fokus mengantisipasi di sejumlah area keberangkatan. Di antaranya pemeriksaan suhu tubuh, dokumen penerbangan, check-in counter, boarding lounge dan area kedatangan, pemeriksaan E-HAC serta pengawasan di ruangan Terminal Operation Center (TOC), ” ujar Cin Asmoro.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik naiknya okupansi penumpang di Bandara Banyuwangi. Kunjungan wisatawan ini menjadi berkah tersendiri untuk pelaku wisata.

“Tentu ini menjadi hal yang membahagiakan. Pada long weekend ini, wisatawan datang ke Banyuwangi yang zaman ini sudah menerapkan protokol kesehatan tubuh yang ketat. Baik dari kehadiran wisatawan hingga ke seluruh destinasi wisata. Tentu harapan kami, wisatawan bisa menikmati destinasi wisata secara tetap menjaga protokol kesehatan. Dengan begitu, penularan Covid-19 bisa pada tekan seminimal mungkin, ” ujarnya.

Kepala Dinas Kultur dan Pariwisata Banyuwangi MY. Bramuda mengatakan kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi melonjak hingga mencapai 100 persen dibandingkan akhir pekan biasa selama kala liburan panjang.

“Biasanya jumlah pengunjung di akhir pekan (Sabtu–Minggu) itu sekitar 8. 000 orang yang tersebar di puluhan destinasi yang ada di Banyuwangi. Tapi, Kamis lalu sampai masuk 14. 000 orang, ” ujar Bramuda.

Adapun destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan jarang lain Pantai Cacalan, Bangsring Underwater, Pulau Merah, Hutan de Djawatan, Kawah Ijen, dan Pantai Marina Boom. [hrs]