Kejagung Tangkap Buronan Kasus Korupsi Tumpuan UEP Nelayan Son Karyosi

Merdeka. com – Son Karyosi, buronan terpidana Korupsi Bantuan Sarana Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Nelayan Untuk Tumpuan Penanggulangan Bencana Alam dan Kegaduhan berhasil ditangkap tim intelejen Kejaksaan Agung (Kejagung).

Terpidana Son Karyosi yang masuk di buronan atau Daftar Pencarian Karakter (DPO) Kejaksaan Tinggi Maluku Melahirkan. Dia berhasil ditangkap petugas pada Jumat (28/8) dini hari, pada tempat tinggalnya wilayah Tanjung Duren, Jakarta Barat.

“Ditangkap di tempat tinggalnya di kawasan Tanjung Duren, Kota Jakarta Barat di hari Jumat sekitar pukul 00. 30 WIB oleh Tim Agen Kejaksaan Agung RI bersama Tim Intel Kejaksaan Tinggi Maluku Mengadukan, ” terang Kapuspenkum Hari Setiyono pada keteranganya, Sabtu (29/8).

Selanjutnya, Hari mengatakan bahwa Son Karyosi saat ini telah diterbangkan menuju Ternate dan tepat dieksekusi ke dalam Rumah Benduan Negara (Rutan) di Ternate.
Dengan hukuman pidana penjara selama empat tahun dan pidana denda Rp50. 000. 000, subsider tiga bulan kurungan.

Menetapkan diketahui, berdasarkan surat putusan Makhmah Agung RI. Nomor: 199K/ Pid. Sus/2011 terpidana Son Karyosi telah diputus bersalah atas tindakan korupsi kepada Bantuan Sarana Usaha Ekonomi Kaya (UEP) dari Dinas Sosial Daerah Malaku tahum 2007 yang merugikan keuangan negara senilai Rp1. 324. 087. 148.

Sebelumnya Son Karyosi sempat diputus tak bersalah oleh Pengadilan Negeri Ternate melalui putusan Nomor: 43/Pis. Sus/2009/PN. TTE pasa 29 April 2009. Namun Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Ternate mengajukan upaya hukum Kasasi ke Makhamah Agung RI.

Tempat upaya kasasi tersebut, pada periode pemeriksaan di tingkat Kasasi Sombong Karyosi diputus bersalah dan dijatuhi hukuman pidana. Karena putusan tidak bersalah yang dikeluarkan Pengadilan Kampung Ternate dinilai JPU bukanlah vonis lepas dari hukum maka dibolehkan upaya hukum kasasi. [ray]