Target Rampung Tahun Depan, Bendungan Leuwikeris Siap Pasok Air Baku di 4 Kabupaten

Merdeka. com – Program pembangunan bendungan di bervariasi daerah merupakan upaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendukung ketahanan air dan pangan di Indonesia.

Salah satu bendungan yang dibangun Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) adalah Bendungan Leuwikeris diperbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.

Pembangunan Tambak Leuwikeris ditargetkan akan selesai dalam 2021. Bendungan yang memiliki tampungan efektif sebanyak 45, 35 juta meter kubik ini akan mengedrop air untuk Daerah Irigasi (DI) eksisting seluas 11. 216 hektar, juga sebagai penyedia air patokan untuk Kota Banjar, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Ciamis sebesar 845 liter per detik.

Kepala SNVT Pembangunan Bendungan BBWS Citanduy, Budi Prasetyo menjelaskan bendungan ini juga akan bermanfaat untuk mereduksi banjir kurun 25 tahunan dari 509, 7 m3/detik menjadi 450, 2 m3/detik, juga berpotensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebesar 2×10 MW.

“Awalnya kedudukan quarry untuk material tubuh tanggul belum siap untuk dieksplorasi, oleh sebab itu kami cari solusi dengan mendesain ulang bagian tubuh bendungan dengan memanfaatkan material batu hasil lombong dari spillway, ” terang Budi Prasetyo menceritakan pengalamannya.

Selain berbagai manfaat tadi, Bendungan Leuwikeris nantinya diharapkan bisa memajukan perekonomian masyarakat setempat melalui kegiatan pariwisata di sekitar bendungan itu. [hrs]