Tambahan Kerumunan Pengunjung, Waterpark di Deli Serdang Ditutup Satgas Covid-19

Merdeka. com – Satgas Pengendalian Protokol Kesehatan Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) resmi menutup Hairos Indah Waterpark di Jalan Jamin Ginting Km 14, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, mulai hari ini, Jumat (2/10).

Penutupan wadah wisata itu dilakukan menyusul beredarnya video kerumunan pengunjung yang melanggar protokol kesehatan di dalam kendaraan air itu.

“Hari ini tanggal 2 Oktober daripada Satgas Covid-19 Sumatera Utara serta Satgas Kabupaten Deli Serdang secara resmi tempat rekreasi Hairos Peduli kami tutup pada hari itu pada pukul 10. 30 WIB, ” kata Wakil Ketua Satgas Pengendalian Protokol Kesehatan Covid-19, Kolonel Azhar Mulyadi.

Gerbang depan tempat wisata itu ditutup. Di tengahnya dipasangi spanduk secara tulisan: “Ditutup. Tempat ini di dalam pengawasan Gugus Tugas Covid-19 Daerah Sumatera Utara. ”

Azhar berharap penutupan Hairos Indah Waterpark ini menjadi peringatan bagi pelaku usaha lainnya. Kejadian serupa tidak boleh terulang di era pandemi Covid-19.

Satgas sudah menemukan pelanggaran yang dikerjakan pengelola Hairos Indah Waterpark. “Jumlah di suatu tempat seharusnya cuma 200 orang, tapi diisi datang 750 orang. Ini sudah mengabaikan aturan yang tertata dalam Perda maupun surat dari Gubernur Sumatera Utara, ” jelas Azhar.

Mengenai sanksi terhadap pengelola Hairos Indah Waterpark, Azhar mengutarakan, Polrestabes Medan masih memprosesnya, “Sekarang kita tutup sampai menunggu perintah lebih lanjut. masa waktu kita yang tidak kita tentukan. Yang bersangkutan (pengelola) lagi di metode di ke polisi an, Polrestabes Medan.

Sebelum ditutup resmi, Hairos Peduli Waterpark ini tidak beroperasi. Tujuh orang pengelola tempat wisata itu pun diperiksa polisi.

Tindakan hukum ini diambil sesudah foto dan video kerumunan dengan mengabaikan protokol kesehatan Covid-19 dalam Hairos Water Park viral di media sosial. Dalam video terlihat para pengunjung berkerumun, sementara sebesar orang berjoget di panggung aliran kolam renang. Mereka bersorak diiringi musik.

Juru Kata Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19, Kabupaten Deli Serdang, Haris Cahaya Ginting mengatakan, peristiwa itu berlaku sepekan lalu.

“Pengusahanya sudah kita panggil. Kalau terbukti melanggar ada sanksinya, bahkan jika membandel kita cabut izinnya, ” tandasnya. [gil]