Penghapusan Rute LRT Velodrome-Dukuh Atas Disebut Bakal Rugikan Pemprov DKI

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Merdeka. com – Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mengkritisi kebijakan Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang menghapus arah LRT Velodrome ke Dukuh Atas. Penghapusan rute tersebut diperkirakan mampu merugikan Pemprov DKI hingga Rp248, 6 miliar per tahun.

Anggota Fraksi PSI DKI Jakarta, Eneng Malianasari menyatakan di forum konsultasi publik pembangunan LRT Velodrome-Tanah Abang oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta kala itu, Sandiaga Uno , menjelaskan proyeksi jumlah penumpang rute itu mencapai 136. 200 orang per hari.

“Jika harga tiket diasumsikan sama seperti rute Kelapa Gading-Velodrome saat ini, yakni sebesar Rp5. 000, maka penerimaan dari tiket LRT rute Velodrome-Dukuh Atas mencapai Rp681 juta bohlam hari, ” kata Eneng di dalam keterangan tertulis, Senin (30/11).

Dia menjelaskan proyek LRT Jakarta dikerjakan oleh PT Jakarta Propertindo sesuai surat penugasan di Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 154 tahun 2017. Selain itu proyek tersebut telah dituangkan dalam Perpres Nomor 99 tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Perkeretaapian Umum dalam Wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Eneng, pada Kausa 2 ayat 2 Perpres itu disebutkan bila lintas pelayanan LRT Jakarta diintegrasikan dengan LRT Jabodebek yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya.

Karena situasi itu, menurut dia, proyek LRT Velodrome-Dukuh Atas sangat dibutuhkan oleh warga di kawasan timur serta utara Jakarta.

“Integrasi tersebut terjadi di Dukuh Pada. Perpindahan penumpang dari LRT Jakarta ke LRT Adhi Karya terjadi di Dukuh Atas. Jadi, jarang kalau pihak Dinas Perhubungan malah menghapus LRT Velodrome-Dukuh Atas, ” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan Negeri Provinsi (Pemprov) DKI rencananya mengubah rute LRT Pegangsaan 2-Velodrome-Dukuh Untuk menjadi Pegangsaan 2-Velodrome-Klender.

Syafrin mengatakan perubahan tersebut untuk menghindari adanya penumpukan penumpang di kawasan Stasiun Manggarai yang jadwal dijadikan sebagai hub kereta suluh jarak jauh menggantikan Stasiun Gambir.

“Untuk itu kita juga perlu menyesuaikan rencana itu. Jaringan perkeretaapian adalah backbone dari transportasi. Tentu kita harus menyesuaikan rencana perkeretaapian daerah dengan nasional, ” tutupnya.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6. com [fik]