Masyarakat Banyuasin Geger Temukan Mayat dengan Tangan Terikat Rantai dan Tekak Cor

Merdeka. com – Warga Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan, geger dengan penemuan mayat dengan tangan terikat rantai dan batu cor. Dugaan kuat, korban akibat tindak pidana pembunuhan.

Mayat laki-laki yang belum diketahui identitasnya itu diketahui seorang warga dengan sedang memancing di perairan Sungai Kenten, Selasa (17/11). Polisi datang ke TKP dan mengevakuasi ke zona mayat Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Kasat Polair Banyuasin AKP Basit Usman mengungkapkan, di tangan kiri terikan rantai besi dan batu cor di di dalam jeriken. Diduga, barang-barang itu bertujuan untuk menambah beban korban jadi tetap berada di dalam cairan.

“Benar, ada penemuan mayat yang terikat rantai besi dan batu coran dalam jerikan, ” ungkap Basit.

Dari fisik, korban diperkirakan berusia 35 tahun dengan mengenakan kaos kerah pendek bertuliskan merek Polo dengan motif garis hitam suci. Sementara celana mengenakan training. Individualitas lain rambut ikal, berjanggut kecil-kecil.

“Tidak ada kartu identitas yang menempel di objek, kita serahkan ke pihak forensik untuk mengungkapnya, ” ujarnya.

Penyidik juga tengah meneropong kasus ini karena diduga kuat korban pembunuhan. Pelaku bermaksud menyimpan korban dengan dihanyutkan ke kali disertai barang-barang dengan bobot mengandung.

“Mulutnya disumbat plastik, itu menambah dugaan tindak kejahatan. Kami tunggu masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya melapor untuk mengungkap identitas sekaligus menyelidiki kasus itu, ” pungkasnya. [ray]