Jaksa Agung Sebut SPDP Kebakaran Gedung Utama Sudah Diterima dari Polri

Merdeka. com awut-awutan Penyidik Bareskrim Polri memutuskan menaikkan status urusan kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Gede menjadi penyidikan. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyatakan, pihaknya telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari pihak kepolisian.

“Kami bersama-sama dengan penyidik daripada kepolisian serta Puslabfor telah melakukan upaya penyidikan. Saat ini pula telah menerima SPDP dari pemeriksa Polri, ” kata Burhanuddin dalam di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (24/9). Hal itu disampaikan era rapat kerja bersama Komisi III DPR.

Kejagung pula menyampaikan soal dugaan adanya unsur pidana dalam kebakaran tersebut. “Perkara kebakaran gedung utama Kejaksaan Gede diduga ditemukan kualifikasi pidana kealpaan atau kesengajaan yang mengakibatkan kebakaran gedung utama, ” ucapnya.

Ia memastikan apabila ada anak buahnya yang terlibat, oleh karena itu akan diserahkan ke pihak berwajib.

“Sudah buat posko bersama antara Bareskrim, labfor dan kejaksaan, berjalan sampai sekarang harmonisasi. Kami saling suport dan saya terbuka, temukan siapa pelaku, disengaja atau tidak, tapi yang mau (diketahui) siapa pelakunya. Silakan bagian kami, kalau memang melakukan itu akan kami serahkan dan aksi tegas, itu komitmen kami, ” tegasnya.

Selain itu, Kejagung telah melakukan inventarisir kesusahan akibat kebakaran gedung utama, kecelakaan ditaksir mencapai Rp 1, satu triliun.

“Melakukan inventarisir terhadap barang milik negara yang terbakar atau mengalami kerusakan. Berdasarkan hasil perhitungan sementara, ditaksir kesialan mencapai Rp 1, 1 triliun, yang terdiri dari gedung & bangunan serta peralatan, ” tandasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6. com [lia]