Bupati Jember Faida Bersyukur Lolos lantaran Pemakzulan

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Merdeka. com – Majelis hukum Agung (MA) menolak permohonan pemakzulan atas bupati Jember, Faida. Putusan itu diputuskan dan petikannya diunggah di situs MA pada Selasa (08/12) petang, atau beberapa tanda sebelum pencoblosan Pilkada Serentak di dalam Rabu (09/12).

Faida yang biasanya sulit dikonfirmasi warga media, langsung mengeluarkan pernyataan tertulis dan rekaman video yang disebarkan antara lain oleh Plt Besar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Jember, Gatot Triyono.

“Alhamdulilah, MA menolak permohonan DPRD Jember yang mengajukan pemakzulan Tumenggung Jember, dr Faida, ” perkataan Faida dalam rekaman video serta pernyataan tertulisnya itu.

Dengan adanya putusan MA ini, Faida menilai dugaan korupsi dan penyimpangan dalam tata kelola pemerintahan dengan selama ini dituduhkan oleh legislatif kepadanya, menjadi terbantahkan. “Tuduhan, penyalahgunaan jabatan dan wewenang selama mengemban amanah rakyat Jember, juga tidak terbukti dan ditolak oleh MA. Terima kasih kepada Ketua MA dan Para Hakim yang telah menegakkan kebenaran, ” ujar Faida dengan ekspresi senang dan sempurna senyum dalam rekaman video itu.

Sementara itu, Ketua DPRD Jember, Itqon Syauqi sedang belum berkomentar terkait kabar putusan MA itu. “Masih menunggu jiplakan resminya, ” ujar Itqon.

Sejauh ini, belum bisa dipastikan pertimbangan pasti dan menyuluruh yang digunakan majelis hakim di dalam memutus permohonan yang diajukan arahan DPRD Jember. Sebab, situs formal MA baru mengunggah petikan putusan, dan salinan resmi biasanya segar diunggah beberapa hari kemudian. Namun, juru bicara Mahhkamah Agung, Andi Samsan Nganro memberikan sedikit bocoran perihal alasan penolakan yang digunakan majelis hakim.

“Tindakan bupati yang melanggar ketentuan administrasi sesuai rekomendasi Menteri PAN RB, Menteri Dalam Negeri, Komisi Aparatur Sipil Negara, Gubernur Jawa Timur tersebut telah ditindaklanjuti oleh bupati Jember, ” ujar Andi masa dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp.

Dengan adanya ditindaklanjut itu, majelis hakim MA menilai, kesalahan bupati Jember sudah diperbaiki. “Dengan demikian usulan pemberhentian Bupati Jember dari DPRD kabupaten Jember tidak beralasan hukum, ” ujar hakim agung Sulawesi tersebut.

Dalam catatan mandiri. com, bupati Faida belum sudah secara langsung menindaklanjuti rekomendasi lantaran Menteri PAN RB, Menteri Di dalam Negeri, dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tersebut. Rekomendasi dengan dikeluarkan pada November 2019 tersebut, baru dilaksanakan ketika jabatan bupati dipegang oleh Plt Bupati Jember, Abdul Muqit Arief. Pada 13 November 2020, Muqit mengembalikan 367 jabatan kepada ASN di Pemkab Jember.

Faida balik maju dalam Pilkada Jember 2020, dengan menggandeng pengusaha konstruksi, Dwi Arya Nugraha Okfavianto alias Vian. Mereka maju dari jalur perseorangan atau independen. Sedangkan pasangan bahan nomor urut 02, adalah pengusaha Hendy Siswanto yang berpasangan dengan putra mantan rais am PB NU , KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman ataupun akrab disapa Gus Firjaun. Itu maju dengan didukung lima partai yakni Partai NasDem, Gerindra , Demokrat, PKS , dan PPP. Namun paslon nomor urut 03, yaitu duo pengusaha Abdsusalam dan Ifan Ariadna Wijaya yang diusung sebab PKB, PDIP dan didukung oleh Golkar, PAN, Perindo dan Berkarya. [gil]