Ada Rekayasa Lalu Lintas Imbas Proyek MRT Bundaran HI-Kota Tua, Berikut Detailnya

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

Merdeka. com – Pembangunan MRT Jakarta fase 2A dengan panjang total koridor 5, 8 kilometer (Km) sepanjang 2. 677 meter mulai dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) mematok Monumen Nasional (Monas) menunjukkan perkembangan memuaskan. Proyek kemudian dilanjutkan dengan diawali perikatan PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Kontraktor Sumitomo Mitsui Construction Company Jakarta – Hutama Karya Joint Operations (SMCC-HK JO) telah menandatangani paket kontrak 203 (CP203).

CP203 bakal membangun dua stasiun rahasia, yaitu Stasiun Glodok sepanjang 240 meter dan Stasiun Kota sepanjang 411, dua meter serta terowongan rahasia, yaitu mulai dari Tala Besar sampai kota Usang sepanjang 1, 4 Km.

Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Ahmad Pratomo mengatakan saat ini proyek MRT Jakarta Paket Persetujuan 203 sedang dalam periode persiapan pembangunan, dengan melaksanakan pekerjaan pendahuluan penyelidikan desa (soil investigation).

“Untuk mendukung pekerjaan ini, PT MRT Jakarta bersama-sama Kontraktor Sumitomo Mitsui Construction Company Jakarta-Hutama Karya Joint Operations (SMCC-HK JO) demi kontraktor pelaksana, akan menyelenggarakan rekayasa lalu lintas, ” ujarnya di Jakarta, Selasa (27/4).

Lalu kata dia, untuk menggembala kelancaran arus lalu lin selama pekerjaan penyelidikan negeri berlangsung mulai dari agenda 22 April sampai dengan 10 Juni 2021 secara detail sebagai berikut:

Lokasi pekerjaan beruang di Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk & Jalan Pintu Besar Selatan, mulai dari Simpang Mangga Besar sampai dengan Cabang Kota Tua.

Lokasi pekerjaan di Tiang Gajah Mada, terdapat 3 titik pekerjaan yaitu dalam depan PT Sumber Instrumen raya, Jonisteak, pintu menyelap Holiday Inn, dan pintu masuk Pasar Glodok.

Selama pekerjaan berlangsung, akan terjadi pengurangan atau penyempitan Jalan pada kolom reguler sebesar kurang bertambah tiga meter, tepatnya pada depan PT Sumber Mesin raya, Jonisteak, dan bagian utara pintu masuk Holiday Inn.

Tengah di depan pintu menyelap Pasar Glodok akan terjadi pengurangan lebar lajur regular sekitar kurang lebih kepala meter. Lalu Lokasi order di median tengah Ulama Hayam Wuruk terrdapat 14 titik pekerjaan.

Yakni tidak terjadi pengurangan lajur kendaraan selama pekerjaan berlangsung. Lokasi pekerjaan pada trotoar dan lajur organ reguler Jalan Pintu Gede Selatan. Terdapat titik order pada trotoar dan badan Jalan Pintu Besar Selatan.

Selama order berlangsung, pada Jalan Pintu Besar Selatan arah Kota dan Arah Glodok bakal terjadi pengurangan lebar jalur reguler sekitar lebih invalid 1 meter. Setelah pekerjaan selesai lalu lintas akan kembali normal.

PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama Sumitomo Mitsui Construction Company Jakarta – Hutama Karya Joint Operations (SMCC-HK JO) selaku kontraktor pemangku senantiasa memastikan kenyamanan & keselamatan para pengguna jalan tetap terjaga selama cara konstruksi berlangsung dengan mencantumkan rambu lalu lintas, marka jalan dan lampu pencerahan jalan umum (PJU).

“PT MRT Jakarta (Perseroda) memohon maaf untuk ketidaknyamanan selama pekerjaan tersebut berlangsung. Kami mengharapkan pertimbangan dan kerja sama sebab masyarakat untuk terus membantu pelaksanaan proyek ini. Selain itu, kami juga berharap para pengguna jalan serta angkutan umum agar memerhatikan rambu-rambu serta mengikuti petunjuk petugas di lapangan, ” tandasnya. [idr]